Sejarah

Sejarah

PPTQ Lentera Qur'ani

Berawal dari Semangat Menghidupkan Al-Qur’an

Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Lentera Qur’ani merupakan bagian dari ikhtiar panjang Yayasan Lentera Qur’ani dalam menghadirkan pendidikan Islam yang berorientasi pada Al-Qur’an, ilmu pengetahuan, akhlak, dan pembinaan generasi.

Perjalanan tersebut berawal dari berdirinya Yayasan Lentera Qur’ani pada tahun 2009. Yayasan ini lahir dari semangat jamaah Majelis Ta’lim di Gentan, Surakarta, yang dipelopori oleh Ustadz Muhammad Badawi bersama sejumlah tokoh dan anggota masyarakat dari berbagai latar belakang profesi. Mereka memiliki kesamaan cita-cita untuk berkontribusi dalam dakwah Islam dan membina generasi yang cerdas, berilmu, serta berakhlak mulia.

Seiring berkembangnya amanah tersebut, Yayasan Lentera Qur’ani mulai menyelenggarakan pendidikan yang memberikan perhatian khusus pada tahfizhul Qur’an melalui pendirian Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Griya Qur’an.

Antusiasme masyarakat terhadap pendidikan tahfizh terus berkembang. Sejumlah masyarakat memberikan dukungan dalam bentuk wakaf rumah maupun tanah, sementara semakin banyak orang tua mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada lembaga yang diselenggarakan Yayasan Lentera Qur’ani. Perkembangan tersebut kemudian mendorong dibukanya beberapa cabang PPTQ Griya Qur’an di berbagai wilayah Solo Raya dan sekitarnya.

Dari PPTQ Griya Qur’an 12 Menuju Lentera Qur’ani

Salah satu cabang yang berkembang di Kabupaten Karanganyar adalah PPTQ Griya Qur’an 12 Karanganyar.

Dalam perjalanan pengelolaannya, Yayasan Lentera Qur’ani melakukan evaluasi terhadap kebutuhan pendidikan santri dan masyarakat. Muncul gagasan untuk mengembangkan model pendidikan yang lebih terpadu, yaitu memadukan pendidikan tahfizhul Qur’an, pendidikan kepesantrenan, dan pendidikan formal dalam satu lingkungan pendidikan.

Dari proses tersebut, lahirlah sebuah langkah penting dalam sejarah pendidikan Yayasan Lentera Qur’ani.

Mulai Tahun Pelajaran 2022/2023, PPTQ Griya Qur’an 12 Karanganyar berkembang dan berubah nama menjadi PPTQ Lentera Qur’ani. Pada saat yang sama, untuk melengkapi pendidikan santri dengan pendidikan formal, didirikan SMP IT Lentera Qur’ani di dalam kompleks pondok pesantren yang berlokasi di Desa Pereng, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Mengembangkan Pendidikan Qur’ani Terpadu

Kehadiran PPTQ Lentera Qur’ani membawa semangat baru dalam penyelenggaraan pendidikan. Pesantren tidak hanya diarahkan sebagai tempat menghafal Al-Qur’an, tetapi juga sebagai lingkungan pendidikan yang membentuk karakter, kemandirian, kedisiplinan, kemampuan akademik, kepemimpinan, dan keterampilan santri.

Melalui integrasi antara pesantren dan sekolah, santri mendapatkan pengalaman pendidikan yang berlangsung secara menyeluruh. Pada satu sisi, santri dibina untuk mencintai, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. Pada sisi lain, santri memperoleh pendidikan formal yang mempersiapkan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Program tahfizh menjadi salah satu ciri utama PPTQ Lentera Qur’ani. Santri diarahkan untuk mencapai hafalan 30 juz.

Bertumbuh Bersama Santri

Sejak berdirinya PPTQ Lentera Qur’ani, perjalanan pesantren terus diwarnai oleh berbagai proses pembelajaran dan pencapaian. Santri tidak hanya dibina di dalam kelas dan halaqah tahfizh, tetapi juga diberikan ruang untuk mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan, kompetisi, organisasi, olahraga, seni, kepemimpinan, dan kegiatan sosial.

Perkembangan tersebut mulai menghasilkan berbagai prestasi. Di antaranya, peserta didik SMP IT Lentera Qur’ani berhasil meraih prestasi pada ajang MAPSI tingkat Kabupaten Karanganyar serta berbagai kegiatan kepramukaan dan perlombaan lainnya. Prestasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan lembaga dalam membuktikan bahwa pendidikan Al-Qur’an dapat berjalan seiring dengan pengembangan akademik dan potensi peserta didik.

PPTQ Lentera Qur’ani juga terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sarana prasarana, kompetensi pendidik dan pembina, serta program pembinaan santri agar semakin sesuai dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah.

Melangkah untuk Masa Depan

PPTQ Lentera Qur’ani memandang bahwa pendidikan adalah perjalanan panjang. Karena itu, pengembangan pesantren tidak berhenti pada pencapaian hari ini.

Dengan pengalaman Yayasan Lentera Qur’ani dalam menyelenggarakan pendidikan tahfizhul Qur’an sejak 2009, PPTQ Lentera Qur’ani berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang memadukan Al-Qur’an, ilmu pengetahuan, akhlak, dan keterampilan hidup.

Di bawah naungan Yayasan Lentera Qur’ani, PPTQ Lentera Qur’ani bersama SMP IT Lentera Qur’ani terus bertumbuh sebagai sebuah ekosistem pendidikan yang diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani, berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan siap memberikan kontribusi bagi umat dan bangsa.

Perjalanan ini bukan sekadar tentang berdirinya sebuah pesantren.

Ini adalah perjalanan ikhtiar untuk menyalakan lentera Al-Qur’an bagi generasi masa depan.

2009 → 2022 → Masa Depan

2009
Yayasan Lentera Qur’ani berdiri dan mulai mengembangkan pendidikan berbasis Al-Qur’an.

Perkembangan PPTQ Griya Qur’an
Yayasan mengembangkan jaringan PPTQ Griya Qur’an di berbagai wilayah dan membangun pengalaman dalam pendidikan tahfizhul Qur’an.

PPTQ Griya Qur’an 12 Karanganyar
Menjadi cikal bakal berkembangnya PPTQ Lentera Qur’ani di Mojogedang, Karanganyar.

2022/2023
PPTQ Griya Qur’an 12 berubah menjadi PPTQ Lentera Qur’ani dan mulai menyelenggarakan pendidikan formal SMP IT Lentera Qur’ani dalam lingkungan pesantren.

Hari ini
PPTQ Lentera Qur’ani terus bertumbuh sebagai pesantren tahfizh yang mengintegrasikan Al-Qur’an, pendidikan formal, pembinaan akhlak, kepemimpinan, bahasa, dan pengembangan potensi santri.

Masa depan
Terus berkembang menjadi lembaga pendidikan Qur’ani yang unggul dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi umat.